Tulungagung – JW. Yayan Sakti, Dosen Ilmu Komunikasi
Universitas Airlangga sekaligus Project Manager Puskakom Surabaya membuat gempar Kantor Badan Perencanaan
Daerah (Bappeda) Tulungagung pada Jum’at 27 Juni 2014. Beberapa staf Bappeda
yang terkaget saat istirahat pelatihan JW, menanyakan kepada peserta apakah terjadi sesuatu hal di ruang rapat USAID –Kinerja. Pasalnya Dosen tersebut
menjelaskan presentasi mengenai Jurnalisme warga dengan sangat antusias dan bersemangat tanpa
henti – hentinya membuat ruangan gempar. Cara Yayan menyampaikan mirip seperti
Bung Tomo ketika membakar semangat perjuangan arek-arek Suroboyo.
Yayan Sakti memaparkan fungsi Jurnalis Warga di setiap
daerah karena kebutuhan masyarakat mengenai informasi terus meningkat, meningkatkan
kebutuhan partisipasi masyarakat untuk menyampaikan informasi. Selain hal
tersebut Jurnalis Warga muncul untuk mengawal, mengawasi dan memonitoring
langsung dalam hal pelayanan publik. Fokus utama Pengawalan pelayanan publik
dalam hal perijinan dan bidang Kesehatan Ibu dan Anak. Dalam Pelatihan tersebut
juga dijelaskan mengapa fokus tersebut dipilih karena dalam bidang perijinan
masih sering ditemuinya warga yang kesulitan dalam mengurus perijinan.
Sedangkan dalam bidang Kesehatan Ibu dan Anak karena Angka Kematian Ibu dan
Bayi yang cukup tinggi. Nilai Standar Pelayanan Minimal Puskesmas di
Tulungagung juga masih rendah. Yayan Sakti berharap jurnalisme warga mampu
memberikan impact yang sangat luas utamanya dalam peningkatan Pelayanan
Kesehatan dan perbaikan pelayanan perijinan di Tulungagung.
(Ripto/JWTulungagung)
[Foto : Yayan Membuat Gempar Seluruh Ruangan Bappeda]
RSS Feed
Twitter
01.54
Bowo

Posted in
0 komentar:
Posting Komentar