Minggu, 29 Juni 2014

Tulungagung – JW. Yayan Sakti, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga sekaligus Project Manager Puskakom Surabaya membuat gempar Kantor Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Tulungagung pada Jum’at 27 Juni 2014. Beberapa staf Bappeda yang terkaget saat istirahat pelatihan JW, menanyakan kepada peserta apakah terjadi sesuatu hal di ruang rapat USAID –Kinerja. Pasalnya Dosen tersebut menjelaskan presentasi mengenai Jurnalisme warga  dengan sangat antusias dan bersemangat tanpa henti – hentinya membuat ruangan gempar. Cara Yayan menyampaikan mirip seperti Bung Tomo ketika membakar semangat perjuangan arek-arek Suroboyo.


Yayan Sakti memaparkan fungsi Jurnalis Warga di setiap daerah karena kebutuhan masyarakat mengenai informasi terus meningkat, meningkatkan kebutuhan partisipasi masyarakat untuk menyampaikan informasi. Selain hal tersebut Jurnalis Warga muncul untuk mengawal, mengawasi dan memonitoring langsung dalam hal pelayanan publik. Fokus utama Pengawalan pelayanan publik dalam hal perijinan dan bidang Kesehatan Ibu dan Anak. Dalam Pelatihan tersebut juga dijelaskan mengapa fokus tersebut dipilih karena dalam bidang perijinan masih sering ditemuinya warga yang kesulitan dalam mengurus perijinan. Sedangkan dalam bidang Kesehatan Ibu dan Anak karena Angka Kematian Ibu dan Bayi yang cukup tinggi. Nilai Standar Pelayanan Minimal Puskesmas di Tulungagung juga masih rendah. Yayan Sakti berharap jurnalisme warga mampu memberikan impact yang sangat luas utamanya dalam peningkatan Pelayanan Kesehatan dan perbaikan pelayanan perijinan di Tulungagung. (Ripto/JWTulungagung)


[Foto : Yayan Membuat Gempar Seluruh Ruangan Bappeda]

0 komentar:

Posting Komentar